Apel Luar Biasa Hari Kepabeanan Internasional di Kantor Bea Cukai Kediri

Share Artikel :

Kediri (29/01/2019) - “What We do today, should improve all our tomorrow”, kata-kata tersebut merupakan penutup amanat dalam rangka Apel Luar Biasa memperingati Hari Kepabeanan Internasional yang jatuh tanggal 26 Januari setiap tahunnya. Bertempat di Aula lantai 3 Kantor Bea Cukai Kediri, kegiatan ini dimulai pukul 8 pagi dan diikuti seluruh pejabat, pegawai serta dipimpin oleh Kepala Kantor Bea Cukai Kediri, Suryana.

Pada sesi amanat, Suryana menyampaikan pesan dari Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi bahwa beliau mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai atas prestasi capaian kinerja di tahun 2018 baik di bidang penerimaan, pelayanan, pengawasan dan citra institusi.

“Dengan capaian tersebut jangan pernah berpuas diri karena hakikatnya itu adalah amanah yang kita emban, kita berikan segala daya upaya terbaik untuk masyarakat dan Negara. Banyak sekali hal yang harus kita perbaiki, kita perkuat dan kita tingkatkan,” ujar Suryana melanjutkan pesan dari Dirjen.

Tema dari peringatan Hari Pabean Internasional tahun ini adalah “SMART Borders for seamless Trade, Travels and Transport”. Kata SMART sebagai akronim prinsip-prinsip bagi para pemangku tugas di lintas batas, termasuk DJBC, untuk melaksanakan tugas dan fungsinya dengan prinsip aman (Secure), terukur (Measurable), otomasi (Automated), berbasis manajemen risiko (Risk-management Based) dan menggunakan teknologi (Technology driven).

Pesan selanjutnya dari Direktur DJBC yang disampaikan oleh Suryana bahwa salah satu prinsip SMART yaitu Technology driven, ketika dunia ditantang dengan industry 4.0, maka DJBC pun menjawab dengan aplikasi CEISA 4.0. Yang berarti DJBC proaktif dan konstruktif untuk terus berupaya mengembangkan sistem informasinya dengan berorientasi pada efisiensi proses bisnis, melihat kebutuhan stakeholder, menciptakan potensi partisipasi/ kolaborasi, kreasi pengembangan bisnis baru, serta berkomunitas.

Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan, saat ini DJBC juga telah mengembangkan sistem yang akan dilaunching pada peringatan Hari Pabean Internasional ke-67 ini, bernama Passenger Risk Management (PRM). Sebuah aplikasi yang terintegrasi dengan aplikasi lain di internal DJBC maupun dengan instansi lain, guna memudahkah dalam pengawasan Orang/ pelintas batas.

Terakhir dalam amanatnya Suryana mengajak kepada seluruh pejabat, dan pegawai Kantor Bea Cukai Kediri untuk terus berkomitmen memberikan kerja yang optimal dan terbaik untuk menjawab berbagai target dengan berbagai perubahan yang menantang, guna mewujudkan visi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, “Menjadi Institusi Kepabenanan dan Cukai Terkemuka di Dunia”.