Bea Cukai Kediri Awasi Perusakan Hasil Produksi dan Bahan Baku di Kawasan Berikat

Share Artikel :

Kediri (23/02/2019) - Dalam rangka mendukung peningkatan efektivitas dan efisiensi serta kelancaran arus barang dan ketertiban proses pelaksanaan tugas di lingkungan DJBC, sesuai tugas Unit Kerja Kepatuhan Internal (UKKI) dalam melakukan pengawasan pelaksanaan tugas di bidang pelayanan kepabeanan dan cukai dengan saran sebagaimana tercantum pada Pasal 6 Perdirjen BC nomor 23/BC/2010 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Tugas Unit kerja Kepatuhan Internal di Lingkungan DJBC, Seksi Kepatuhan Internal melaksanakan kegiatan Pemantauan Perusakan Hasil Produksi dan Bahan Baku di Kawasan Berikat PT. Pei Hai International Wiratama.

Barang yang dirusak antara lain adalah sepatu IGOX rusak sejumlah 2.362 pasang dengan berat 2.358,2 kg serta box, innerbox, dan paper craft sejumlah 8.622 set. Perusakan dilakukan dengan cara dipotong-potong hingga menjadi scrap.

Kegiatan pengawasan perusakan yang dilakukan oleh pegawai yang ditugaskan telah sesuai berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai nomor  PER-19/BC/2018 tentang Tata Laksana Kawasan Berikat pasal 51 ayat 7 yang berbunyi pelaksanaan perusakan dilakukan di bawah pengawasan Pejabat Bea dan Cukai dan dibuatkan berita acara perusakan dengan format sebagaimana dalam Lampiran huruf O yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Direktur Jenderal ini.

Ahmad Ghozali yang memimpin pengawasan ini mengatakan bahwa tidak ditemukan adanya indikasi gratifikasi dan pelanggaran kode etik pegawai (tidak ada pungutan liar). Secara umum pelaksanaan kegiatan pengawasan perusakan hasil produksi dan bahan baku di Kawasan Berikat berjalan dengan baik.