Bea Cukai Kediri Beri Bimbingan Kepabeanan Kepada Calon Jamaah Haji

Share Artikel :

Kediri (23/07/2018) – Calon jamaah haji asal Kabupaten Kediri sebanyak 1262 orang, hari Senin 23 Juli 2018 mengikuti acara "Bimbingan Manasik Haji Massal II dan Pelepasan Pemberangkatan Calon Jamaah Haji Kab. Kediri Tahun 2018" yang diadakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Kediri. Calon jamaah tersebut dibagi kedalam 3 kloter keberangkatan, yaitu kloter 54, 55 dan 56 yang rencananya akan diberangkatkan pada tanggal 4 Agustus 2018. Bea Cukai Kediri turut serta memberi bimbingan dan hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut untuk memberikan pembekalan ketentuan kepabeanan.

 Hadir pula di acara tersebut Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno, Kepala Kantor Kemenag Kab. Kediri Amir Sholehuddin dan Tim Pembimbing Jamaah Haji Indonesia (TPIHI). Hendratno, Kasubsi Layanan Informasi Bea Cukai Kediri yang bertugas sebagai narasumber memberikan materi seputar PMK 203/PMK.04/2017 tentang ketentuan ekspor dan impor barang yang dibawa oleh penumpang dan awak sarana pengangkut. Beliau berpesan bahwa setiap jamaah haji yang kembali ke tanah air untuk memahami ketentuan kepabeanan agar barang yang dibawa untuk keluarganya bukan merupakan barang lartas, dan tidak merasa dirugikan jika ada pengenaan pajak impor. “Sesuai PMK 203/PMK.04/2017 bea masuk dan pajak impor akan dibebankan atas barang-barang yang nilainya melebihi USD 500, oleh karena itu jika bawa oleh-oleh untuk keluarga hendaknya dalam batas wajar,” kata Hendratno di depan calon jamaah haji. Selain itu Hendratno juga menghimbau agar para jamaah haji tidak mudah percaya dengan orang yang baru dikenal, agar terhindar dari tindak penipuan atau barang bawaannya tidak ditukar dengan orang yang punya niat buruk.

Selesai pemberian materi dari Bea Cukai, acara dilanjutkan pengarahan oleh Ibu Bupati sekaligus pelepasan calon jamaah haji asal Kabupaten Kediri sebelum berangkat ke embarkasi Surabaya.