Bea Cukai Kediri Musnahkan Benih dan Bibit Impor Hasil Tegahan 2018

Share Artikel :

Kediri (19/12/2018) - Sebanyak 47,097 Kilogram benih, bibit dan hasil tanaman yang merupakan barang impor tegahan Bea Cukai Kediri tahun 2018 dimusnahkan di Halaman Kantor Pos Kota Kediri.  Barang impor tersebut dikirim melalu Kantor Pos Lalu Bea Kota Kediri tanpa disertai dokumen karantina, dikhawatirkan membawa organisme pengganggu tumbuhan yang berisiko tinggi dan berpotensi menyebarkan penyakit.

Widodo Kepala Seksi Penindakan Bea Cukai Kediri mengatakan Bibit dan hasil tanaman tersebut berasal dari beberapa negara yang berbeda. Benih-benih tersebut selain tidak memilki ijin impor juga tidak disertai surat pitosanitari (phytosanitary certificate) dari negara asal yang menyatakan benih tersebut sehat dan aman. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Balai Karantina yang berada di Kantor Pos Kota Kediri, barang kiriman tersebut dinyatakan tidak memenuhi persyaratan karantina sebagaimana ketentuan dalam Undang-undang No. 16 Tahun 1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan.

Pemusnahan komoditas pertanian yang merupakan media pembawa organisme pengganggu tumbuhan karantina (MP-OPTK) ini dilakukan dengan cara dibakar agar mencegah hama penyakit dari tumbuhan tersebar. Pemusnahan Komoditas Pertanian tegahan Bea Cukai Kediri ini dilakukan atas sinergi dari instansi Bea Cukai, Balai Karantina dan Kantor Pos Kota Kediri.

Sejalan dengan peningkatan penggunaan media online, jumlah MP-OPTK yang masuk wilayah Kota Kediri juga semakin meningkat, untuk itu sesuai dengan amanah UU No. 16/1992 Bea Cukai Kediri melakukan  peningkatan pengawasan dan koordinasi dengan Balai Karantina.