Bea Cukai Kediri Sebarkan Informasi Kepabeanan Melalui Radio

Share Artikel :

(Kediri, 13 Maret 2019) Bea Cukai Kediri telah melaksanakan Talkshow dengan tema Barang Kiriman Luar Negeri di Radio Tasma FM Kabupaten Nganjuk. Andyk Budi  Kasubsi Penyuluhan Kantor Bea Cukai Kediri hadir sebagai narasumber. Tema barang kiriman pos diangkat pada talkshow kali ini dikarenakan banyak pengaduan masyarakat yang mengeluh karena belum mengerti tentang ketentuan impor barang kiriman dari luar negeri.

 Andyk budi menjelaskan bahwa setiap barang kiriman dari luar negeri mendapat fasilitas pembebasan bea masuk dan pajak impor dengan maksimal nilai barang sebesar USD 75, jika melebihi batas tersebut akan dikenakan bea masuk dan pajak impor.

“Banyak kiriman barang dari luar negeri yang masuk ke Kantor Pos Lalu Bea Kediri berupa Kosmetik, obat-obatan dan gadget. Untuk jenis barang tersebut merupakan barang yang terkena aturan pembatasan dan dikenakan perlakuan khusus,” ujarnya.

Beliau menambahkan untuk barang berupa kosmetik dan obat-obatan sesuai peraturan BPOM Nomor 30 tahun 2017  tentang Pengawasan Pemasukan Obat Dan Makanan Kedalam Wilayah Indonesia,penerima barang diwajibkan mengisi formulir pemberitahuan pemasukan obat dan makanan melaui jasa pengangkutan untuk keperluan pribadi, dan tidak untuk diperjual belikan. Sedangkan untuk Impor Kiriman berupa Telepon Seluler, Komputer Genggam dan Komputer Tablet maksimal sebanyak 2 unit per pengiriman, sebagaimana diatur di Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 38/M-DAG/PER/8/2013.

Terakhir Andyk Budi menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati jika menerima pesan atau telepon dari oknum yang mengatas namakan Bea Cukai, untuk transaksi pembayaran bea masuk dan pajak dalam rangka impor tidak dilakukan melalui rekening pribadi,  pembayarannya melalui e-billing dan langsung masuk ke kas negara.