Kampanye Stop Rokok Ilegal dengan Jalan Sehat

Share Artikel :

Kediri (25/11/2018) – Sinergi antara Pemerintah Kota Kediri serta Bea Cukai mengkampanyekan gerakan stop rokok ilegal melalui acara jalan sehat yang berlokasi di halaman Balai Kota Kediri. Acara yang diikuti oleh ribuan peserta ini dihadiri pula oleh Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Kepala Kantor Bea Cukai Kediri Suryana, Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi serta para jajaran pejabat Forkompimda.

Jalan sehat kampanye stop rokok ilegal ini menggunakan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) yang diterima Pemerintah Kota Kediri. Sesuai Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 bahwa penerimaan negara dari cukai hasil tembakau yang dibuat di Indonesia dibagikan kepada provinsi penghasil cukai hasil tembakau sebesar 2% (dua persen), yang salah satu kegunaannya untuk mendanai sosialisasi ketentuan di bidang cukai, dan pemberantasan barang kena cukai ilegal.

Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengatakan, peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai sangat merugikan, karena hasil dari cukai dapat digunakan untuk pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat. "Saya mengajak untuk memerangi peredaran rokok ilegal karena sangat merugikan. Dari hasil cukai dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur, pembangunan rumah sakit serta pembiayaan BPJS," ujarnya.

Selanjutnya Kepala Kantor Bea Cukai Kediri, Suryana menghimbau kepada masyarakat jika mengetahui informasi mengenai peredaran rokok ilegal, segera menginformasikannya ke Kantor Bea Cukai. “Salah satu tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Bea Cukai adalah melindungi masyarakat dari beredarnya barang ilegal termasuk rokok ilegal, dengan dukungan serta peran serta masyarakat tugas dan fungsi itu akan terlaksana dengan baik,” ungkapnya.

Acara jalan sehat kampanye stop rokok ilegal ini menempuh jarak sekitar 5 km, start dan finish di halaman Balai Kota. Panitia juga menyediakan sejumlah hadiah menarik bagi peserta, seperti sepeda motor, TV LED, sepeda, magic com, kompor, setrika serta doorprize menarik lainnya.