Pembekalan Ketentuan Pelintas Batas Kepada Prajurit TNI

Share Artikel :

Kediri (24/04/2018) – Terdapat beberapa negara tetangga yang berbatasan dengan Indonesia. Batas wilayah Indonesia dengan negara lain pun bisa dibedakan menjadi dua yaitu batas daratan Indonesia dan batas laut Indonesia. Negara yang berbatasan darat dengan Indonesia antara lain Malaysia, Papua Nugini dan Timor Leste. Prajurit TNI seringkali ditugaskan ke daerah-daerah perbatasan untuk melaksanakan operasi pengamanan perbatasan, Penugasan ini merupakan salah satu tupoksi TNI yang bersinggungan dengan fungsi Bea Cukai sebagai Community Protector. Oleh karenanya para Anggota TNI yang hendak diberangkatkan ke tempat tugas perlu dibekali dengan pengetahuan kepabeanan khusunya terkait dengan aturan mengenai pelintas batas.

Selasa 24 April 2018, Bea Cukai Kediri menghadiri undangan permohonan narasumber dari Brigade Infanteri Mekanis 16/Wira Yudha dalam rangka Penyiapan Satgas Pamtas RI-PNG Sektor Selatan Papua. Bertempat di Aula Yonif Mekanis 521/DY dan dihadiri oleh kurang lebih 400 prajurit TNI yang dipersiapkan untuk menjaga perbatasan NKRI di sektor selatan Papua yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini. Bea Cukai Kediri diwakili oleh Andyk Budi selaku Kasubsi Penyuluhan Bea Cukai Kediri dan memberikan materi mengenai ketentuan kepabeanan terutama terkait dengan pelintas batas sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 188/PMK.04/2010. Prajurit TNI yang akan ditempatkan di perbatasan diharapkan memahami aturan kepabeanan terkait pelintas batas, agar dapat bersama dengan Bea Cukai menjaga wilayah NKRI dari masuknya barang ilegal melalui batas negara. “Batas darat NKRI sering kali menjadi pintu masuknya barang ilegal, oleh karena itu sinergi antara Bea Cukai dan TNI dalam menjaga perbatasan harus lebih ditingkatkan untuk mencegah peredaran barang ilegal, karena merupakan tugas kita bersama sebagai pelindung masyarakat.” Kata Andyk Budi dalam Pemaparan Materinya.

Pelintas Batas adalah penduduk yang berdiam atau bertempat tinggal dalam wilayah perbatasan negara serta memiliki kartu identitas yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang dan yang melakukan perjalanan lintas batas di daerah perbatasan melalui Pos Pengawas Lintas Batas. Sedangkan Barang Pribadi Pelintas Batas adalah semua barang yang dibawa oleh Pelintas Batas, tetapi tidak termasuk Barang Dagangan.

Para prajurit TNI yang hadir terlihat begitu antusias dalam menerima materi yang disampaikan. Berbagai pertanyaan pun disampaikan kepada pemateri tentang ketentuan pelintas batas hingga barang larangan masuk ke Indonesia. Kegiatan pembekalan kali ini diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol kebersamaan antara Bea Cukai Kediri dengan TNI.