Penyuluhan Stop Rokok Ilegal di Wilayah Perbatasan Kediri

Share Artikel :

Kediri (27/11/2018) – Sinergi antara Bea Cukai, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kediri mengadakan kegiatan penyuluhan stop rokok ilegal di Kecamatan Kandangan dan Ringin Rejo, kedua Kecamatan tersebut merupakan wilayah Kabupaten Kediri yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Malang dan Blitar. Acara yang diadakan pada tanggal 26 dan 27 November 2018 ini dihadiri oleh penjual eceran rokok dan perangkat desa.

Hendratno, Kasubsi Layanan Informasi Bea Cukai Kediri yang bertindak sebagai narasumber menyampaikan bahwa dampak dari perdaran rokok ilegal sangat merugikan penerimaan negara di sektor cukai. “Rokok ilegal yang beredar di wilayah kerja Bea Cukai Kediri, telah merugikan negara ratusan juta rupiah, itu merupakan angka yang sangat besar,” ujarnya.

Hendratno juga memberikan informasi kepada masyarakat tentang ciri-ciri rokok ilegal, yaitu tidak dilekati pita cukai, dilekati pita cukai rusak dan pita cukai palsu, selain itu ciri yang paling mudah dikenali dari rokok ilegal adalah harga jualnya yang jauh lebih murah dari rokok lainnya di pasaran.

“Jika ada orang yang menawarkan kepada bapak atau ibu rokok dengan ciri-ciri seperti yang sudah saya jelaskan mohon segera laporkan ke nomor telepon layanan Bea Cukai Kediri, akan segera kami tindak lanjuti laporan tersebut,” kata Hendratno.

Wilayah perbatasan Kediri merupakan daerah yang diduga terdapat peredaran rokok ilegal, dikarenakan produsennya kemungkinan berasal dari wilayah di sekitarnya. Hendratno berharap masyarakat dapat ikut berperan serta mengamankan penerimaan negara dengan tidak menjual dan mengkonsumsi rokok ilegal, serta melaporkan kepada bea cukai jika mengetahui informasi terkait peredaran barang tersebut.