Publikasikan peraturan baru barang kiriman, Bea Cukai Kediri Talkshow di Radio Tasma FM

Share Artikel :

Kediri (26/09/2018) - Bea Cukai Kediri bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Nganjuk mengadakan kegiatan publikasi Peraturan Menteri Keuangan No 146/PMK.010/2017 Tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau, terutama terkait dengan pengenaan tarif cukai untuk Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL). Kegiatan publikasi melalui media komunikasi radio ini dilaksanakan di Radio Tasma Nganjuk. Bertugas sebagai narasumber Hendratno Kepala Subseksi Layanan Informasi Bea Cukai Kediri, dan Aris Kepala Bagian Perekonomian Kabupatten Nganjuk.

HPTL terdiri dari 4 jenis, yaitu ekstrak dan esens tembakau (salah satunya yaitu liquid vapor), tembakau molasses (salah satunya yaitu sisha), tembakau hirup, dan tembakau kunyah. HPTL berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan nomor 146 tahun 2017 merupakan objek pengenaan tarif cukai terhitung mulai tanggal 01 Juli 2018. Namun, pemerintah memberikan kebijakan berupa relaksasi batas waktu terkait pemenuhan perizinan dan pengenaan tarif cukai terhadap HPTL yang semula tanggal 01 Juli 2018 menjadi 01 Oktober 2018 dalam rangka memberikan para pengusaha HPTL kesempatan untuk menyelesaikan perizinan usaha dan pengurusan dokumen di bidang cukai. Artinya, setelah tanggal 01 Oktober 2018, seluruh produk HPTL yang diperjualbelikan wajib dilekati pita cukai.

Diharapkan dengan kegiatan publikasi yang telah dilakukan, implementasi Peraturan Menteri Keuangan No 146/PMK.010/2017 Tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau, terutama terkait dengan pengenaan tarif cukai untuk Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL) dapat berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan .