Sinergi Bea Cukai Kediri dan Blitar Sosialisasikan Ketentuan Kepabenan Kepada Calon Pekerja Migran Indonesia

Share Artikel :

Kediri (15/04/2018) – Untuk menghasilkan karya yang bermanfaat dan berkulitas, serta pelayanan yang baik kepada masyarakat diperlukan kerjasama yang harmonis antar instansi pemerintahan maupun dengan swasta, sesuai dengan salah satu nilai-nilai Kementerian Keuangan yaitu Sinergi. Sinergi sangat diperlukan untuk mewujudkan visi dan misi Direktorat Jenderal Bea Cukai terutama dalam hal pelayanan dan pengawasan. Oleh karena itu Bea Cukai Kediri bersinergi  dengan Bea Cukai Blitar untuk memberikan penyuluhan ketentuan kepabeanan kepada calon pekerja migran Indonesia yang berada di wiayah Kota Blitar.

Selasa 15 April 2018 Bea Cukai Kediri dan Blitar memberikan penyuluhan calon pekerja migran Indonesia yang berada di PT. Arni Family Blitar. Acara ini dihadiri oleh Kepala Kantor Bea Cukai Kediri Suryana dan Kepala Kantor Bea Cukai Blitar Arief Setijo Noegroho serta seratus dua puluh orang calon pekerja migran Indonesia yang akan diberangkatkan untuk bekerja di luar negeri. Kepala Kantor Bea Cukai Blitar dalam sambutannya menyampaikan bahwa sinergi antara Bea Cukai Blitar dan Kediri diharapkan dapat memberi pemahaman yang baik terkait kepabeanan terutama dalam hal barang kiriman luar negeri, untuk Kota Blitar Kantor Pos Lalu Bea berada di wilayah Bea Cukai Kediri. “Untuk barang kiriman dari luar negeri tujuan Blitar dan Tulungagung, Kantor Pos Lalu Bea ada di Kota Kediri dan berada di wilayah kerja Bea Cukai Kediri. Oleh Karena Itu kami antar Kantor Bea Cukai bersinergi mensosialisasikan hal tersebut dan kami harapkan para calon pekerja migran Indonesia disini dapat banyak pemahaman mengenai kepabeanan,” Ujar Arief Setijo Noegroho. Sedangkan Suryana dalam sambutannya menghimbau kepada para peserta sosialisasi untuk tidak sungkan berkonsultasi kepada Bea Cukai jika mengalami kendala terkait kepabeanan, dan beliau pun berharap agar para calon pekerja migran Indonesia nantinya aman dan nyaman bekerja di luar negeri. “Untuk berkonsultasi dengan Bea Cukai Kediri sangat mudah, bisa dihubungi lewat telepon, whatsapp, SMS, atau bisa juga lewat sosial media kami, untuk itu jangan pernah sungkan bertanya petugas kami selalu siap melayani,” Kata Kepala Kantor Bea Cukai Kediri Suryana.

Sesi pemaparan materi disampaikan oleh Andyk Budi Kasubsi Penyuluhan Bea Cukai Kediri. Beliau menyampaikan materi mengenai Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 203/PMK.04/2017 tentang ketentuan Ekspor dan Impor Barang yang Dibawa Penumpang dan Awak Sarana Pengangkut dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 182/PMK.04/2016 tentang ketentuan impor barang kiriman. Ketentuan terkait barang lartas (larangan dan pembatasan) juga disampaikan oleh Andyk Budi dalam materinya. “Jika nanti sudah di luar negeri dan mau kirim barang untuk keluarga di kampung, pahami dulu barang tersebut bermasalah atau tidak masuk ke Indonesia. Bisa cek di website eservice.insw.go.id, jika sudah aman hitung nilai barangnya kena pajak impor atau tidak, batas pembebasan bea masuk barang kiriman di Indonesia sebesar USD 100,” ujar Andyk budi dalam penyampaian materinya.  

Selesai pemaparan materi beberapa pertanyaan disampaikan oleh peserta sosialisasi, salah satu yang ditanyakan mengenai pengiriman kosmetik. Pemateri pun menjawab sesuai Perka BPOM Nomor 30 Tahun 2017 untuk barang kosmetik masuk ke Indonesia jika digunakan pribadi dan jumlah yang sedikit tidak diwajibkan melampirkan surat izin BPOM, sedangkan dalam jumlah banyak dan diperjualbelikan diharuskan melampirkan surat izin dari BPOM. Setelah sesi tanya jawab berakhir, kegiatan sosialisasi yang diadakan atas kerjasama dari dua Kantor Bea Cukai ini pun ditutup dengan foto bersama.