Sinergi Bea Cukai Kediri dan Diskominfo Jombang Sosialisasikan Stop Rokok Ilegal

Share Artikel :

Kediri (17/07/2018) - Semester pertama tahun 2018 telah terjadi 19 penindakan yang dilakukan tim pengawasan Bea Cukai Kediri di wilayah Kabupaten Jombang, angka tersebut merupakan yang paling besar dibanding daerah lain dalam wilayah pengawasan Kantor Bea Cukai Kediri. Oleh karena itu Bea Cukai Kediri bersinergi dengan Dinas Kominfo memberikan sosialisasi stop rokok ilegal kepada masyarakat Jombang. Peran aktif masyarakat, perangkat desa, dan aparatur pemerintahan lainnya sangat dibutuhkan dalam mencegah peredaran rokok ilegal.

Sosialisasi kali ini diadakan di Balai Desa Kedungdowo Kabupaten Jombang. Peserta yang hadir mulai dari Kepala Desa, pedagang eceran rokok, petani tembakau, dan aparatur pemerintahan lainnya. Adiek Marga Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Kediri memberikan himbauan kepada masyarakat untuk ikut serta mencegah peredaran rokok ilegal. “Peran serta masyarakat yang paling mudah adalah dengan tidak membeli rokok ilegal yang dijual di pasaran, jika tidak ada yang membeli rokok ilegal itu pun akan hilang sendiri,” kata adiek marga di depan peserta sosialisasi.

Beliau juga menjelaskan ciri-ciri rokok yang paling mudah dikenali masyarakat “Ciri-ciri rokok ilegal seperti tidak dilekati pita cukai, dilekati pita cukai rusak, pita cukai palsu, dan yang paling mudah dikenali harga jualnya jauh dibawah harga rokok pasaran,” ujar Adiek Marga menambahkan.

 “Kami berharap masyarakat dapat berperan aktif membantu mencegah peredaran rokok ilegal, dan jika ada yang menawarkan, segera dilaporkan ke hotline Bea Cukai Kediri,” ucap Adiek Marga menutup sosialisasi.

Berdasarkan Pasal 56 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai, ancaman hukuman penjara bagi produsen rokok illegal minimal satu tahun dan maksimal lima tahun, serta sanksi denda paling sedikit Rp 20 juta.